Analisis Berita dalam Radio Elshinta 89.3 FM Bandung
Penulis : Winnie Elfita Budiman
Kamis (14/10/2021)
Nama Radio : ELSHINTA
Frekuensi : 89.3 FM Bandung
Akses Media : Handphone
Segmen : Elshinta News and Talk (Edisi siang)
Waktu Mendengar : 13:03 – 13.33
Pembawa Acara : Yuyun (Studio)
Asep Rosidin (Berita 1)
Teddy Widara (Berita 2)
Analisis :
Sumber : Tribunnewsjabar/Jeprima
Penyidik KPK Memeriksa 2 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Barang Dan Jasa di Pemerintah Kabupaten Banjarnegara Pada 2017 – 2018 yang Melibatkan Bupati Banjarnegara Budi Sarwono Sebagai Tersangka.
Laporan yang saya dengarkan di radio disampaikan secara live report oleh Asep Rosidin, Asep Rosidin mengatakan bahwa hari ini penyidik KPK memeriksa 2 saksi dalam kasus dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa di pemerintah Kabupaten Banjarnegara pada tahun 2017 – 2018 yang melibatkan Bupati Banjarnegara Budi Sarwono sebagai tersangka, kemudian pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri menyampaikan dalam keterangan secara tertulis kepada Elshinta bahwa pemeriksaan kepada 2 saksi itu dilakukan di Polres Banjarnegara di jalan Pemuda nomor 39 Semarang
Lalu 2 orang yang dinyatakan sebagai saksi dan diperiksa pada hari ini adalah Direktur Gayam Konstruksi bernama Zayn Muhammad dan kepala bagian HRD PT. Sambas Wijaya atas nama Joko Purwanto, tetapi perihal ini masih belum diketahui secara pasti dan rinci apa yang akan dildidalami oleh penyidik KPK terhadap keterangan 2 orang saksi tersebut. Sebelumnya juga diketahui bahwa KPK telah menahan Budi Sarwono setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa di pemerintah Kabupaten Banjarnegara pada tahun 2017 – 2018.
Kemudian ketua KPK Firli Bahuri menyampaikan bahwa tim penyidik telah melakukan upaya paksa penahanan untuk kepentingan penyidikan selama 20 hari pertama. Selain Budi Sarwono, KPK juga menahan pihak swasta bernama Kedy Afandi sehingga keduanya ini ditahan untuk kepentingan proses penyidikan. Dalam kasus ini diduga Budi Sarwono menerima uang dari pekerjaan proyek infrastruktur di Kabupaten Banjarnegara dan total uang yang diterima oleh Budi Sarwono diduga mencapai 2,1 Milyar Rupiah yang diterimanya dari beberapa proyek (Asep Rosidin melaporkan langsung dari gedung KPK).
Tanggapan saya mengenai berita yang disampaikan dalam Radio Elshinta cukup jelas dalam segmen News and Talk edisi siang hari, dari segi penyampaian sang reporter berita tersebut dapat dikemas dengan singkat, padat, dan jelas serta memenuhi kebutuhan informasi sementara dalam upaya proses penyidikan masalah tersebut.
Bukan hanya itu, Elshinta juga merupakan radio yang mempunyai siaran On Air dengan waktu – waktu prime time yang memang tepat untuk menyajikan siaran berita dalam waktu – waktu prima. Analisa saya dalam berita ini, KPK sudah bertindak dengan cepat dalam menangani kasus korupsi Bupati Banjarnegara tersebut. Koordinasi yang terjalin sangat informatif antara pihak KPK dan radio memberikan suguhan berita yang aktual.
Aksi KASBI Subang di Gedung DPRD (14/10/21)
Sumber : Pasundanekspres.co
Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia atau KASBI Se-kabupaten Subang Menggelar Unjuk Rasa di Halaman Kantor Bupati Subang, Menuntut Dicabutnya Omnibus Law.
Selanjutnya berita kedua, disampaikan oleh Teddy Widara. Saat ini (14/10/2021) buruh yang tergabung dalam KASBI sedang melakukan aksi di depan kantor Bupati Kabupaten Subang dan sedang melakukan orasi di depan gerbang. Para buruh ini menuntut 10 tuntutan diantaranya pencabutan Omnibus Law yang tepat satu tahun berlaku atau diberlakukan dan bagi mereka pemberlakuan Omnibus Law ini sangat mendiskriminatif dan meminta segera di cabut.
Begitu juga untuk memberlakukan upah yang banyak dan perlindungan buruh serta mementingkan kebutuhan magang yang diberlakukan di setiap perusahaan. Selain itu, dalam tuntutannya mereka melakukan teatrikal di depan kantor Bupati Subang dengan membawa boneka gurita yang menggambarkan bahwa gurita adalah sebagai simbol penggulirannya bisnis yang 1% kekuasaan Indonesia menguasai 90% kekayaan Indonesia dan saat ini mereka ingin bertemu dengan Bupati Subang dan juga masih melakukan orasinya, sementara di gerbang kantor Bupati Subang ini dijaga oleh polisi pamong praja untuk pengamanan ini juga diturunkan sejumlah pengamanan terbuka dan tertutup dari polres Subang.
Aksi ini juga meminta agar pemerintah Kabupaten Bupati Subang segera memberlakukan Rancangan Undang (RU) mengenai upah yang layak dan diberlakukannya perlindungan kepada para buruh di Kabupaten Subang. Aksi ini mereka mulai dari pagi yang sebelumnya dilakukan di gedung DPRD Subang kemudian dilanjutkan ke halaman kantor Bupati Subang dan saat ini tengah berlangsung.
Kemudian dalam aksinya mereka ini, terlihat tidak berkerumun dan relatif menjaga jarak karena sebelumnya sudah dihimbau untuk melaksanakan protokol kesehatan (Teddy Widara melaporkan langsung dari halaman kantor Bupati Subang).
Menurut saya berita yang disampaikan ada sedikit penyampaian yang kurang jelas mungkin karena pada saat itu memang sedang berlangsung unjuk rasa para buruh sehingga informasi yang disampaikan bertabrakan dengan suara para buruh, tetapi dari informasi yang dikemas sudah cukup jelas apa inti dari berita yang disampaikan meskipun kendala teknis seperti ini selalu terjadi dalam media apapun.
Selain itu, saya mencoba mencari tahu lebih lanjut mengenai unjuk rasa yang dilakukan oleh para buruh ini ternyata tidak hanya dilakukan di Subang namun dilakukan di beberapa kota lainnya seperti Bandung dan Jakarta.
Komentar
Posting Komentar