Mempertahankan Nilai Vespa dalam Bisnis dan Solidaritas

Penulis: Winnie Elfita Budiman

Kamis (18/05/2023)

 

Sumber: Instagram @vespapedia

 

Rizki A. Rachman adalah owner atau pemilik dari Vespapedia, yang merupakan workshop atau tempat konsultasi bagi orang - orang yang memiliki kendaraan vespa. Lebih mudahnya disebut sebagai bengkel motor, yang sama seperti bengkel pada umumnya namun di Vespapedia mereka melayani konsultasi, service di tempat dan home service, repair, repaint, dan restorasi. Hal ini berawal di tahun 2015, di mana Rizki memiliki hobi dan kesenangan pada vespa yang akhirnya ia termotivasi dan berani seorang diri membuka workshop bernama Vespapedia, dan bisnisnya ini masih bertahan hingga sekarang karena terpantau jumlah penggemar vespa yang semakin bertambah.

Pegawai Vespapedia yang bekerja di sana minimal memiliki pemahaman secara dasar mengenai mesin secara umum dan dispesifikasi kembali dengan pemahamannya terhadap vespa. Jika sudah ada pemahaman dan kemauan, maka akan diajari layaknya sharing dan juga tips tentang bagaimana sulitnya memperbaiki motor vespa seperti apa, ujar Rizki. Tak hanya itu, Rizki juga membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) kepada para pegawainya tentang bagaimana cara menjamu dan memberikan service kepada konsumen dengan cara yang sopan dan jangan membuat kecewa konsumen agar konsumen nyaman ketika service di tempat mereka.

Rizki juga membagikan tips bagi pengguna vespa pemula agar mereka harus mau susah dulu, karena vespa sendiri jangan dilihat hanya dari segi estetiknya saja, tapi harus tahu bagaimana cara mengurusnya karena menurut Rizki vespa ini cukup beda dari yang lain seperti mudah mogok atau lebih ke rewel, maka dari itu harus tahu bagaimana cara penanganan dari pemiliknya agar nanti ke depannya jika sudah paham basicnya akan lebih enak, dan juga jangan lupa untuk samakan feel pengguna dan motornya.

Hal termudah yang bisa dipelajari oleh pengguna vespa pemula salah satunya adalah setting karburator, ganti kabel kopling, dan ganti kabel gas. Bagi pengguna vespa yang tidak tahu bagaimana cara menyelesaikan masalah dari motornya maka Vespapedia membuka konsultasi sebelumnya agar pemilik bisa tahu problem dari motornya, dan sebenarnya Vespapedia sendiri lebih berfokus pada vespa klasik sesuai dengan basic pengalaman Rizki dan juga para pegawainya, namun tak perlu khawatir jika vespa matic datang ke Vespapedia mereka akan tetap membantu konsumen tersebut, hanya saja jika ada yang lebih detail maka Rizki akan merekomendasikan ke rekanan bengkel yang ia kenal agar konsumen bisa menyelesaikan masalah motornya tersebut agar tidak tertipu.

Terlepas dari bisnis, Rizki menganggap vespa memiliki budaya yang unik di mana tidak seperti jenis motor lainnya, vespa ini memiliki solidaritas dan nilai kekeluargaan yang tinggi maka dari itu Rizki berpikir bagaimana caranya agar ia tetap bisa menjaga hal tersebut. Salah satu cerita unik juga sempat Rizki bagikan di mana dulu ia pernah mengalami mogok di jalan saat sedang berkendara menggunakan vespa dan ada sekelompok pengguna vespa ekstrim yang berhenti dan membantu ia hingga motor tersebut bisa kembali digunakan, ia mengatakan dibalik tampilannya yang seperti berandalan tapi mereka memiliki pride yang tinggi dalam membantu sesama serta berjiwa bebas yang dibuktikan dengan mereka menuangkan karya pada motornya sehingga membentuk suatu lifestyle atau culture yang sering disebut dengan vespa ekstrim atau vespa gembel.

Berbagai hal yang pernah dialami oleh Rizki ini ia tuangkan dalam tagline Vespapedia yaitu "Riding, Fashion, and Solidarity" yang juga ia wujudkan dengan cara membuat Vespapedia ini menjadi tempat yang nyaman untuk berkumpul, konsultasi, dan berbagi cerita tentang vespa. Dibalik antusias penggemar vespa yang banyak, Rizki sejauh ini belum berpikiran untuk membuka Vespapedia di kota lain karena di Bandung pun untuk saat ini masih cukup ramai konsumen. Bagi anda yang ingin melakukan service  atau menambah insight baru tentang vespa, anda bisa datang ke Vespapedia yang berlokasi di Komplek Margahayu Raya Jalan Pluto Utara VI No. 11A kota Bandung, buka di hari Senin hingga hari Sabtu, mulai pukul 08.00 sampai 17.00 WIB.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analisis Berita dalam Radio Elshinta 89.3 FM Bandung